Juni 3, 2008

Nokia 888

nokia 888

Memang ide itu bisa datang entah dari mana saja. Apalagi jika bermimpi tentang teknologi. Mungkin saat ini kita hanya bisa memimpikannya, tetapi mungkin impian tersebut akan menjadi nyata beberapa tahun kemudian. Contohnya, mungkin dulu sebelum ditemukan radio orang-orang hanya bisa bermimpi “Mungkin tidak ya suara saya disini bisa didengar orang di belahan bumi lainnya?” Ternyata hal tersebut menjadi nyata setelah ditemukannya radio. Kemudian bermimpi lagi “mungkin tidak ya saya dapat dilihat oleh orang di belahan bumi sana?” Ternyata televisi mewujudkan impian tersebut. Mimpi selanjutnya, “Mungkin tidak ya sekarang saya berada di Bandung tetapi sedetik kemudian berada di eropa?” Internet telah mewujudkannya secara maya, dan mungkin teknologi teleport akan mewujudkannya secara nyata. Entah kapan..

Sama seperti konsep berikut ini. Konsep ini diberi nama nokia 888. Konsepnya adalah ponsel yang dapat mengikuti bentuk penggunanya. Jadi bentuk ponselnya dapat meliak-liuk seperti dari karet. Display-nya pun berada di seluruh badan ponsel. Entah ini dibuatnya dari apa. Mungkin nanotechnology akan mewujudkannya.. Tentunya barang ini tidak nyata, tidak ada hubungannya dengan nokia aslinya, hanya sebuah konsep ide saja.. Tetapi sangat mungkin untuk menjadi nyata..

Keep dreaming..

nokia 888

Info lengkap dapat dilihat di sini.

update: ternyata ada generasi baru nokia yang akan merilisnya, namanya Nokia-The Morph Concept. Info lengkapnya ada di sini. 1 mimpi akan terwujud..

Mei 20, 2008

Definisi Teknologi

ITB, Institut Teknologi Bandung. Sebagai civitas akademika ITB kita harus mengetahui apa makna sebenarnya dari ITB ini. Terutama huruf “T” yang berada di tengah-tengahnya. Teknologi? Ya. apa arti dari Teknologi itu? Pak Kusmayanto Kadiman (Menristek, mantan rektor ITB) menjelaskan mengenai huruf T (Teknologi) sebagai berikut. Teknologi didefinisikan sebagai paduan sempurna antara ilmu (science), rekayasa (engineering), seni (art), dan ekonomi. Ituah definisi sebenarnya di balik corporate identity ITB. Saya sangat setuju dengan definisi tersebut. Definsi tersebut sangat merepresentasikan kondisi sebenarnya yang ada di ITB. Secara garis besar, ITB dibagi menjadi keempat program studi tersebut, science (Jurusan MIPA), engineering (Jurusan Teknik), Art (seni rupa), dan ekonomi (SBM).

Contoh kongkritnya apa?
Coba ambil handphone kita. Itulah contoh yang paling sederhana untuk menjelaskan definisi teknologi tersebut. Pertama, dari sisi science handphone diciptakan akibat adanya pemikiran terhadap fenomena gelombang. Ada gelombang sinus, kotak, impuls, dan lain-lain. Yang kedua adalah engineering. Tugas utama seorang engineer adalah bagaimana fenomena alam tersebut bermanfaat untuk mencapai kebutuhan manusia. Dari situ mulailah gelombang tersebut dipergunakan untuk mengirim suara, data, video untuk keperluan komunikasi antar manusia. Dengan teknik modulasi (amplituda,frekuensi,phasa) gelombang tersebut digunakan untuk membawa infomasi. Munculah konsep gelombang elektromagnetik. (Oh My Telco Engineering Side wake up…hehe..). Akan tetapi hal tersebut kurang lengkap tanpa sentuhan seni. Sentuhan warna, bentuk, desain, mempunyai peran tersendiri dalam sebuah produk. Desain ergonomi yang tepat membuat handphone menjadi mudah untuk digunakan. Hingga tahap ini sudah tercipta sebuah handphone. Akan teptapi masih dibutuhkan satu komponen terakhir yaitu ekonomi. Tanpa marketing, promosi dan perhitungan ekonomi yang benar maka handphone tersebut tidak akan memasyarakat. Perlu adanya perhitungan yang benar agar handhone ini dapat beredar di masyarakat. Itulah contoh sederhana dari teknologi. Itulah kompetensi inti dari ITB.

Mei 19, 2008

Konser Film Bisu

Malam minggu kemarin teman saya mengajak menonton sebuah film bisu di Taman Budaya. Bagi saya ini pertama kalinya menyaksikan film bisu. Jadi film bisu ini benar-benar bisu, tidak ada suara percakapan yang terdengar. Unik juga. Acara ini diselenggarakan oleh Gothe Institut Bandung, sebuah lembaga bahasa & budaya Jerman.

Film tersebut berjudul Takdir/Destiny/Der müde Tod yang dirilis tahun 1921 oleh sutradara Fritz Lang. Melalui film ini Fritz Lang menjadi terkenal di kancah internasional. Sesuai zamannya maka film yang berdurasi 97 menit ini masih berwarna hitam putih. Tapi di situlah sisi sejarahnya.

Dalam pementasannya film ini diiringi oleh live orkestra pimpinan Pierre Oser. Film ini ditampilkan dalam sebuah layar putih lebar dimana di depannya duduk sekelompok pemusik orkestra. Dengan iringan suara orkestra halus yang telah direkam sebelumnya ditambah penampilan live dari orkestra tersebut, musik pun terdengar seperti orkestra yang besar. Sentuhan musik orkestra inilah yang memberi sentuhan emosional pada tiap adegan di film tersebut.

Walaupun diproduksi pada tahun 1921 tapi efek-efek yang dihadirkan dalam film ini sudah cukup baik. Alur ceritanya pun cukup jelas dan mudah dimengerti walau tanpa ada percakapan. Sesekali ada beberapa subtitle untuk membantu menjelaskan beberapa bagian tertentu. Apalagi diiringi alunan musik live orkestra menjadikan filem ini semakin lengkap.

Berikut ini sinopsis film tersebut (diambil dari sini):

“Destiny” – Jerman 1921, hitam putih, film bisu, 97 menit
Sutradara: Fritz Lang
Naskah: Thea von Harbou
Pemeran: Lil Dagover, Walter Jenssen dan Rudolf Klein-Rogge

Sepasang kekasih datang ke pengingapan; seorang asing yang menyeramkan sedang duduk di meja sebelah dan mengamati pasangan tersebut. Si wanita meninggalkan pasangannya sebentar, ketika kembali, dua-duanya, pacar dan orang asing itu, sudah menghilang. Dalam pencariannya, wanita itu tiba ke suatu pelataran yang sangat besar, dikelilingi oleh tembok tanpa pintu masuk. Si wanita putus asa dan pingsan, dan mulailah dia mengalami mimpi buruk. Dalam mimpinya, tembok tiba-tiba terbuka. Orang asing tadi adalah kematian itu sendiri, yang membawa kekasihnya pergi. Kematian itu membawa si wanita ke satu ruangan penuh lilin. Lilin-lilin tersebut merupakan cahaya kehidupan manusia, yang menyala dan padam bila satu kehidupan berakhir. Tiga lilin sudah hampir mati, dan kalau si wanita berhasil menjaga satu lilin saja tetap menyala, maka dia bisa mendapatkan pasangannya kembali. Dalam tiga episode visioner digambarkan nasib dan kegagalan cinta wanita ini – di lokasi dan waktu yang berbeda, di Timur, di Itali pada zaman renaissance, dan di kekaisaran Cina.

Walaupun semua film-film Fritz Lang setelah film ini menunjukkan tanda Ekspresionisme Jerman, tetapi di dalam film “Destiny“ tanda-tanda itu paling jelas terlihat. Dalam film ini, semua elemen tertentu dari karya-karya awalnya, yaitu romantisme, kepercayaan pada nasib dan mistis melebur jadi satu. Melalui bentuk estetika yang kuat Fritz Lang berhasil memberi kesan yang realistis dan adikodrati. Teknik pencapaian efek yang luar biasa dalam film ini telah ikut menentukan genre film fantatis.

Mei 19, 2008

Scudetto Milik Inter Milan

inter milan

Yeah.. Akhirnya Inter mempertahankan gelar Scudeto Serie A. Ini merupakan scudetto yang ke-16 bagi Inter Milan. Scudetto tersebut diraih setelah mengalahkan Parma dengan score 2-0. Ibrahimovic menjadi pahlawan dengan melesatkan 2 gol ke gawang Parma. Sementara Roma yang membuntuti inter hanya bermain imbang 1-1 dengan Catania. Dan AC Milan gagal menembus liga champion musim depan walaupun menang 4-1 melawan Udinese di pertandingan terakhir.

FORZA INTERNAZIONALE !!!

Mei 1, 2008

Mencoba Ubuntu 8.04

ubuntu

Ubuntu 8.04 Long Time Support sudah dirilis. Saatnya mencoba..

Berawal dari kebutuhan TA yang membutuhkan platform LINUX untuk pengujian kualitas jaringan VoIP, maka saya memutuskan untuk menginstall Ubuntu 8.04 ini di laptop saya. Awalnya agak kebingungan juga menginstallnya karena dvdrom laptop saya sudah lama tidak bisa digunakan, mati powernya.

Untungnya fitur terbaru dari ubuntu ini menyediakan proses instalasi berdampingan dengan windows. Jadi prosesnya seperti menginstall software biasa pada windows. Tidak perlu booting dari CD dan partisi segala. Cukup mudah. Jadi saya buat virtual disk dari .iso ubuntu ini, kemudian install langsung dari windows. Tidak perlu menunggu lama, sekitar 10-15 menit instalasi selesai. Ia akan secara otomatis mengambil beberapa space dari hardisk untuk menginstallnya (otomatis, tanpa perlu melakukan partisi). Kemudian reboot, dan langsung ada pilihan OS ubuntu atau windows sebelum masuk. Langsung pilih ubuntu. Selesai.. Mantap!

Selanjutnya tinggal install package-packagenya. Sudah banyak repository lokal yang menyediakannya. Salah satu kesukaan saya menggunakan ubuntu yaitu banyaknya repository yang memudahkan untuk menginstall package-package yang dibutuhkan.

Untuk melihat fitur-fitur yang ada di Ubuntu 8.04 dapat dicek di sini.